Minggu, 08 Maret 2009

Review : Indosat Time Based

Share
Kali ini saya akan me-review akses internet yang diberikan indosat untuk para pelanggannya dengan murah.
  • Alat - alat yang saya gunakan yaitu :

1. Komputer
2. Modem : Nokia 6120 Classic (3G aktif)
3. Kartu IM3 sebagai providernya
4. Perlengkapan Nokia PC Suite

  • Hasil Tes :
    • Kecepatan Akses 115.2 kbps
    • Download 124 kbps (di tes dengan speedtest.net)
Kesimpulan :
  • Lumayan cepat buat nge-blog dan browsing. Terus, saya coba buat download file 56 kb nggak sampai 5 detik sudah selesai. Lumayan kan?
  • Murah ! (Tarif silahkan di lihat di website resmi indosat)
Mau yang lebih murah lagi? Pakai voucher internet indosat aja ! Konfigurasinya sama aja kok.
Bedanya cuma kalau yang time based biasa nggak perlu beli voucher lagi. Tapi, kelebihan voucher internet indosat ini lebih murah (Rp. 10,-/detik)!
Vouchernya ada yang senilai 5000 dan 10000, harga mungkin berbeda di setiap counter. Kalau mau cari tanya - tanya aja ke counter - counter :-p

Minggu, 01 Maret 2009

Tips Internet Murah Indosat (IM3 dan Mentari) dengan Nokia PC Suite

Share
Langsung aja, siapa sih yang nggak mau internetan murah?
Saya mau bagi-bagi trik untuk internetan murah dengan time based.

Syaratnya?
Mudah !
1. Punya Ponsel GSM (kalau support 3G lebih kenceng!).
2. Punya kartu IM3 ataupun Mentari.
3. Punya Nokia PC Suite untuk menghubungkan Ponsel Anda ke PC.
Semua peralatan sudah siap? Siip... ini dia trik nya :

1. Colokkan USB Nokia PC Suite Anda
2. Buka nokia PC Suite
3. Klik One Touch Access, sehingga muncul kira - kira seperti di bawah ini :

4. Pilih tipe HP Anda

5. Klik Next
6.

7. Klik Next
8. Masukkan setting-an sebagai berikut :
Access Point : indosatgprs
Username : indosat@durasi
Password : indosat@durasi

9. Selesai deh, tinggak klik connect, dan ,....
Tarraaaaa...!!!

Sabtu, 14 Februari 2009

Membuat Program Faktorial dengan Turbo Pascal

Share
Sebelumnya, saya jelaskan dulu apa itu faktorial.

Faktorial biasanya ditulis dengan N!
N itu bisa berarti 1, 2, 7, 22, pokoknya angka. Jadi, faktorial 5 ditulis dengan 5!
Faktorial itu artinya mengalikan suatu bilangan dengan bilangan-bilangan sebelumnya hingga akhirnya dikalikan dengan angka 1.

Contohnya :
Faktorial dari 6 :

6*5*4*3*2*1 = 720


Jadi, sudah jelas gimana faktorial itu?
Catatan :
* artinya x (kali)

Kalau belum, coba deh diulang lagi bacanya.

Kalau sudah jelas, coba dibayangin kira-kira gimana sih algoritma nya?

Nah, kalau algoritma nya udah kebayang, Insya Allah bisa buat programnya.

Oh, ya, hampir lupa. Program ini menggunakan function.

Inilah algoritma nya :






Program Faktorial_pascal;
uses crt; {atau uses wincrt;}
function Faktorial(a:integer):longint;
begin
if (A=1)then
Faktorial:=1
else
Faktorial:=a*faktorial(a-1);
end;
var
x:integer;
begin
clrscr;
writeln('Faktorial Sequence');
writeln;
write('Berapa Faktorial : ');readln(x);
writeln(x,' faktorial ','= ',faktorial(x));
writeln;
write('Tekan Sembarang Tombol untuk keluar...');
readln;
end.



Minggu, 08 Februari 2009

Trik Menyalin Listing Program Turbo Pascal

Share
Mungkin udah banyak yang tahu, ya? Hhi… sekadar trik tambahan buat yang belum tahu aja. Begini caranya untuk menyalin listing program tanpa perlu repot-repot nulis lagi.

1. Copy listing program yang ingin disalin ke dalam notepad
2. Simpan dengan nama "terserah-anda-mau-nama-apa-saja.pas" tanpa tanda petik
3. Buka TPX.EXE
4. Klik ‘File->Open’ atau tekan F3
5. Cari file yang Anda simpan tadi dan klik open
6. Jreeeng - jreeeeng…. udah selesai deh proses co-pas nya.

Sekarang nggak susah lagi kan kalau mau nyalin listing pogram dari internet? :-D

Struktur Program Pascal

Share

Secara singkat, struktur program pascal terdiri dari :

1. Judul program

2. Blok program

  1. Bagian deklarasi
  • deklarasi variabel
  • deklarasi tipe
  • deklarasi konstanta
  • deklarasi label
  • deklarasi prosedur
  • deklarasi fungsi

2. Bagian pernyataan

Penjelasan :

  • Bagian judul harus diletakkan di awal program (paling atas) dan diakhiri dengan titik koma (;). Namun, sebenarnya sebuah program boleh saja jika tidak menggunakan judul, karena tidak terlalu penting, hanya agar rapi saja. Judul program itu contohnya :
      program Coba_coba;
  • Deklarasi variabel biasanya digunakan di setiap program. Hampir setiap program memerlukannya. Kata var digunakan sebagai judul di bagian deklarasi variabel dan diikuti oleh satu atau lebih pengenal (identifier) yg dipisahkan oleh tanda koma (,) diikuti dengan tanda titik dua ( : ) lalu tipe data dan diakhiri dengan titik koma (;).

Contoh :

      var
nama, alamat : string;
umur, tanggal lahir : integer;
  • Untuk deklarasi tipe, lebih baik kita mulai dari contoh nya :
  • type
    pecahan = real;
    bulat = integer;
    huruf = string;
    karakter = char;
    logika = boolean;
    var
    nama : huruf;
    sekolah : logika;
    umur : pecahan;
    predikat : karakter;

Sekarang jelas bahwa deklarasi tipe digunakan untuk membuat nama lain dari identifier, sehingga dapat memudahkan dalam mengingat tipe data saat membuat variabel. Deklarasi tipe diawali dengan kata type, simbol yang digunakan adalah tanda sama dengan (=), dan diakhiri dengan titik koma (;).

  • Untuk menetapkan sesuatu yang mutlak dan tidak dapat diubah, kita dapat menggunakan deklarasi konstanta. Deklarasi konstanta diawali dengan kata Const, menggunakan tanda sama dengan (=), dan diakhiri dengan titik koma (;).

Contoh :

     const
gaji = 200000;
utang = 50000;
  • Jika program Anda ingin loncat dari baris yang satu ke baris yang lain, maka Anda memerlukan goto dan deklarasi label untuk mewujudkannya. Pendeklarasian label diawali dengan kata label diikuti oleh identifier label dan diakhiri dengan titik koma (;).

Contoh :

     label
pertengahan, 300, selesai;
begin
writeln('halo');
goto 300;
writeln('saya');
goto pertengahan;
writeln('pascal');
writeln('^_^');
goto selesai;
300:
writeln('nama');
pertengahan:
writeln('program');
selesai;
end.

Untuk pendeklarasian yang lain (deklarasi prosedur dan fungsi) Insya Allah akan saya muat di artikel berikutnya karena sudah lebih spesifik.

Terima kasih :-)

Membuat Program Biodata Sederhana dengan Turbo Pascal

Share
Tertarik sama Turbo Pascal ?
Kalau belum download silahkan di-download file nya (Turbo Pascal 7.1) disini.
Jika Anda sudah download, silakan buka folder BIN->TPX.EXE
TPX.EXE inilah yang merupakan Turbo Pascal 7.1 nya.


Jika sudah diklik, maka keluarlah Turbo Pascal yang ditunggu-tunggu itu .


Silakan dicoba listing program sederhana di bawah ini :
program biodata;
uses crt; {atau uses wincrt;}
var
nama, alamat : string;
umur         : integer;
begin
clrscr;
writeln('===========================================');
writeln('                  Biodata');
writeln('===========================================');
write('Nama     : '); readln(nama);
write('Umur     : '); readln(umur);
write('Alamat   : '); readln(alamat);
writeln('-------------------------------------------');
writeln('Jadi data Anda : ');
writeln('Anda bernama ',nama,'. Umur Anda ',umur,' tahun. Anda tinggal di ',alamat,'.');
writeln;
readkey;
end.
Program di atas adalah sebuah program biodata, langsung tulis saja di programnya *capek, nggak sih nulisnya?*. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk menyalin listing program di atas ke TPX nya, baca di sini.
Kalau sudah ditulis semua, silakan compile program tersebut untuk melihat hasilnya.
Cara meng-compile nya sebagai berikut :
  1. Klik RUN
  2. Klik Run
Hwhwhwh… cara yang lebih mudah yaitu hanya dengan menekan tombol Ctrl + F9.
Udah kelihatan kan hasilnya?
Nah coba dicermati dulu…. penjelasannya ada di bawah :
  • ‘Uses Crt’ merupakan salah satu unit di pascal. Unit yang satu ini harus digunakan jika ingin menggunakan perintah ‘clrscr’ (perintah untuk membersihkan layar) dan ‘readkey’ (perintah untuk membaca masukan user).
  • ‘Var’ merupakan bagian pendeklarasian variabel yang di dalamnya memuat tipe-tipe data, seperti string, integer, byte, word, char, dll. Mengenai tipe-tipe data akan dibahas di artikel selanjutnya.
  • Setiap listing program utama harus diawali dengan huruf ‘begin’ dan diakhiri dengan ‘end.’ (ingat! jangan lupa titik(.) nya pada end.)
  • Perintah untuk mencetak adalah ‘write’. Jadi kalau mau mencetak “Halo, saya pascal” yaitu dengan perintah :


    write('Halo, saya pascal')
    Tapi selain write, ada juga perintah ‘writeln’. Bedanya kalau ‘write’ setelah mencetak kursornya tetap disamping, sedangkan kalau ‘writeln’ kursornya ke bawah. Untuk contohnya dapat dicermati dari listing program tadi.


  • Perintah ‘read’ dan ‘readln’ digunakan untuk membaca input yang dimasukkan user. Perbedaan antara keduanya sama dengan ‘write’ dan ‘writeln’.
  • Jangan lupa untuk menuliskan tanda titik dua (;) di setiap akhir baris program.
Mengertikah? Atau bingugkah? O_o
Yah… wajar sih kalau Anda nggak ngerti, soalnya saya kan nggak pintar nulis :-P
Sekian dulu… *ternyata capek juga nulisnya* :-)

Mau Langsung Diberitahu Kalau Ada Artikel Baru di Feethree Blog?


Masukkan email Anda:

Didukung oleh FeedBurner

Feethree Blog